Corat Coret

TroubleShooting GroundWork : Error PHPTAL.php

tinggalkan komentar »

Jika saat teman2 setelah melakukan konfigurasi ulang sistem monitoring GrondWork danĀ  mengalami error seperti ini:

Warning: PHPTAL::require_once(/tmp/tpl_1_0_1152692ea3c1dbf45f6582b0a1c4f80394.php) [phptal.require-once]: failed to open stream: No such file or directory in /usr/local/groundwork/core/guava/htdocs/guava/lib/PHPTAL/PHPTAL.php on line 265

Fatal error: PHPTAL::require_once() [function.require]: Failed opening required ‘/tmp/tpl_1_0_1152692ea3c1dbf45f6582b0a1c4f80394.php’ (include_path=’.:/usr/local/groundwork/core/foundation/api/php:/usr/local/groundwork/php/lib/php’) in /usr/local/groundwork/core/guava/htdocs/guava/lib/PHPTAL/PHPTAL.php on line 265

Maka hal yang perlu dilakukan adalah menghapus Cookies dan Cache dari browser yang teman2 gunakan. It Works for me,,

Written by mytuxs

17 Juli , 2009 at 11:45 pm

Ditulis dalam Linux

Monitoring system with GroundWork

tinggalkan komentar »

GroundWork merupakan software untuk monitoring sistem server dengan menggabungkan nagios, cacti,dan nsca. Dalam tutorial dalam saya menginstall GroundWork pada sistem amd64. Installernya dapat didapatkan di sini.

Requirement sistem yang disyaratkan oleh GroundWork seperti ini: Procesor 2 min 3000Mhz, RAM min 4GB, space HD 160GB. Namun saya membuat dengan spesifikasi Procesor AMD X2 5600+ 2,8GHz, RAM Corsair 2GB, space HD 10GB dan Alhamdulillah berhasil namun saya memperkirakan bahwa nanti jika saya akan menambahkan fitur maupun plugins pastilah akan benar-benar membutuhkan spesifikasi yang seperti yang telah disyaratkan.

Sebelum menginstall,pastikan apache & mysql yg sudah terinstall pada sistem dalam kondisi STOP. Untuk tahap instalasinya seperti ini:

#./groundwork-5.3.0-br22-gw202-linux-64-installer.bin –mode unattended

Untuk password mysql GroundWork ga usah dimasukkan. Setelah semuanya selesai,cek http://localhost .

Username: admin ; password: admin.

Untuk semua hasil instalasi akan berada pada /usr/local/groundwork/

And there it is…

groundwork

Written by mytuxs

10 Juli , 2009 at 11:34 pm

Ditulis dalam Linux

PhpMyAdmin not at localhost

tinggalkan komentar »

Jika kita membuat PhpMyAdmin untuk management mysql selaku database yang akan kita gunakan di server yang akan kita buat. Maka kita memerlukan beberapa konfigurasi yang dibutuhkan agar PhpMyAdmin dapat diakses lewat browser di komputer lain selain komputer server, dengan kondisi server tidak mempunyai GUI. Makanya kita memerlukan penambahan settingan pada config.inc.php seperti ini:

$cfg['PmaAbsoluteUri'] = ‘http://192.16.1.1/phpmyadmin/’;

/*
* End of servers configuration
*/

Dengan alamat server (192.16.1.1). Semoga membantu.

Written by mytuxs

7 Juli , 2009 at 9:50 pm

Ditulis dalam Linux

Gentoo System X86 on AMD64 Machine

tinggalkan komentar »

Jika teman-teman semua mau mencoba untuk menginstall system gentoo berbasiskan X86 padahal machine yang digunakan adalah AMD64 maka kadang akan terjadi kesalahan dalam kernel yang digunakan. Karena kernel akan meng-compile system dimana kernel berada jadinya system akan terjadi error saat peng-compile-an.

Jika saat “make && make modules_install” terjadi error seperti ini:

# make
scripts/kconfig/conf -s arch/x86/Kconfig
CHK     include/linux/version.h
CHK     include/linux/utsrelease.h
SYMLINK include/asm -> include/asm-x86
CC      kernel/bounds.s
kernel/bounds.c:1: error: code model `kernel' not supported in the 32 bit mode
kernel/bounds.c:1: sorry, unimplemented: 64-bit mode not compiled in
make[1]: *** [kernel/bounds.s] Error 1
make: *** [prepare0] Error 2

maka yang perlu teman-teman lakukan hanyalah menambahkan jenis arsitektur yang akan teman-teman gunakan dalam machine yang teman-teman miliki.

#make ARCH=i386

#make modules_install ARCH=i386

Written by mytuxs

30 Juni , 2009 at 7:29 am

Ditulis dalam Linux

Multiget on Gentoo AMD64

tinggalkan komentar »

Setelah pencarian lama akanĀ  download manager yang bisa multiple download di linux,akhirnya ketemu juga dengan Multiget. Berikut adalah tips and triks untuk install multiget di gentoo AMD64.

Langkah Pertama

Siapkan sistem gentoo anda dengan PORTDIR_OVERLAY, how to-nya bisa dilihat di sini, karena kita akan menginstall multiget lewat ebuild. Setelah portdir overlay siap,maka tinggal kita cari file ebuild yang akan digunakan. Dalam tutorial ini akan digunakan multiget-1.1.3, Source ebuild bisa didapatkan di sini. Untuk file tar.gz-nya bisa didapetin di sini.

Langkah Kedua

Setelah dapet semua source yang dibutuhkan,lalu tinggal install.

#cd /usr/local/portage/net-misc/multiget

#ebuild multiget-1.1.3.ebuild digest

#emerge =multiget-1.1.3

Inilah hasilnya

Multiget

Written by mytuxs

25 Maret , 2009 at 6:30 am

Ditulis dalam Linux

Kelemahanku,Sang Koleris

with one comment

Pada awalnya aku iseng-iseng ikutan kuis yang ada pada facebook yang disarankan oleh temanku. Setelah mengikuti beberapa pertanyaan yang lumayan menggambarkan diri sendiri (heheee..narsis bangets…) ,ternyata hasilnya menunjukkan bahwa aku merupakan golongan KOLERIS. Apa itu koleris????!!!!!!!! Pertama mendengar kata itu aku bingung,dan tak tau apa maksudnya. Namun setelah baca beberapa keterangan dan juga cari-cari sumber lain ternyata KOLERIS adalah sifat yang SOK PEMIMPIN padahal juga bukan. Berikut ciri-ciri KOLERIS :

*Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer

Jujur setelah aku baca itu aku terhenyak (alaahh,,,lebayy,,,) tapi memang kelemahanku itu sudah kusadari dari dulu,dan sebenarnya aku telah mencoba untuk menghindarinya,salah satunya adalah menolak jika diberikan tugas untuk memimpin,meskipun kadang juga tidak bisa menolak karena teman-teman sudah benar-benar menggantungkan padaku (perasaanku ajah kalee,,,,). Tapi penolakanku benar-benar kulakukan waktu SMP dan SMA,dimana awalnya aku diminta untuk jadi ketua kelas namun aku menolaknya dan selalu menghindari segala sesuatu yang bisa membuatku menjadi ketua kelas. Namun aku juga tidak bisa menolak ketika kelas 3 SMA aku dipasrahi jabatan ketua kelas meskipun aku tidak hadir waktu pemilihan berlangsung. Aku sengaja menghindar dan tidak masuk kelas waktu awal-awal masuk sekolah karena memang pada hari-hari itulah biasanya pemilihan berlangsung. Namun aku sempat kaget juga,karena aku terpilih sebagai ketua kelas,padahal teman-teman kelasku saja tidak aku kenal karena memang di kelas 3 itu aku pisah kelas dengan teman-temanku di kelas 1 dan 2 dulu. Hanya dua orang yang sekelas denganku,yaitu Jessinger Sukma Mega dan Kusrena Turnami,selain itu aku tidak kenal. Tapi kenapa bisa aku lagi yang jadi ketua kelas padahal aku sengaja menghindar dan dari mana teman-temanku yakin kalau aku pantas untuk jadi ketua kelas padahal waktu pemilihan saja aku tidak hadir,mereka tidak tahu wajahku,siapa aku dan gimana sikapku. Tapi semua itu kujalani dengan iklas dan sabar,meskipun berat juga.

Setelah kejadian itu, aku sadar bahwa sifat itu tidak bisa kuhindari,meskipun aku menghindar dengan seribu cara tetap saja tak akan berubah sampai kapanpun. Akhirnya sekarang aku mencoba untuk menerima segala amanah yang diberikan kepadaku dan melakukan yang terbaik. Dan mencoba menutupi kekuranganku agar KOLERIS tidak menjadi kekuranganku. Setelah mencari ke sana kemari,akhirnya ketemu juga saran terbaik yang bisa dilakukan seorang KOLERIS,di antaranya :

  1. Belajar menikmati proses (seperti bersiul, bersenang senang, istirahat, relaxasi dll) Karena kerja kita akan lebih efesien dengan perasaan senang daripada terburu buru.
  2. Belajar bekerja dengan orang lain. Mungkin hasilnya tidak maximal, tapi itu lebih baik dari pada hasil maximal dikerjakan sendiri tapi menyakiti perasaan orang banyak.
  3. Sabarlah terhadap kondisi dan sikap orang lain. Debat sama sekali tidak ada gunanya. keluwesan dalam menangani situasi sangat dibutuhkan dalam kesuksesan hidup.
  4. Belajar menghargai kelebihan orang lain walaupun sedikit. Kurangi kritikan, tidak ada yang suka dikritik !! tapi orang suka dihargai.

Dan sekarang hanya hal-hal tersebut yang bisa kulakukan agar KOLERIS bukan jadi musuhku LAGI.


Written by mytuxs

8 Februari , 2009 at 6:38 am

Ditulis dalam Umum

Optimize Gentoo on AMD Athlon X2 System

tinggalkan komentar »

Gentoo merupakan salah satu distro openSources yang tergolong cepat. Karena sistem yang dibuild dalam gentoo merupakan sistem yang berbasiskan pada keperluan dari pengguna atas sistem yang diinginkan. Namun ternyata kita masih bisa melakukan optimize lagi dari sistem Gentoo. Tahap pengoptimize-an dalam sistem Gentoo kali ini akan membahas pada komputer yang menggunakan AMD Athlon X2.

Proses yang harus diperhatikan dalam menggunakan Gentoo adalah settingan dalam make.conf kita. Karena di dalam make.conf berisikan konfigurasi sistem Gentoo secara utuh,penggunaan CFLAGS yang tepat akan memperlancar jalannya sistem Gentoo sendiri. Untuk mengetahui kita menggunakan CPU apa,kita dapat meilihatnya pada /proc/cpuinfo. Dengan berbasiskan info tersebut maka langkah kita selanjutnya adalah menentukan settingan make.conf yang akan kita gunakan. Untuk info lengkap tentang settingan CFLAGS yang akan kita gunakan dalam make.conf dapat dilihat di sini.

Dalam tutorial ini kita akan melakukan sedikit optimize pada sistem AMD Athlon X2,langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Lakukan penyetingan pada make.conf

    CHOST="x86_64-pc-linux-gnu"
    CFLAGS="-march=athlon64 -O2 -pipe -msse3"
    CXXFLAGS="${CFLAGS}"
    MAKEOPTS="-j3"

    Maksud dari pemakaian athlon64 adalah karena sistem kita merupakan sistem dengan 2 Core sehingga untuk mengaktifkan penggunaan kedua Core tersebut kita menggunakan athlon64. Sedangkan penggunaan -msse3 karena kita akan mengaktifkan sse3 dalam penggunaan register dari prosesor kita. Selain itu sebagai tambahan juga agar dalam proses kompilasi bisa “sedikit” lebih cepat kita lakukan pengubahan pada MAKEOPTS dengan menggunakan option -j3,ini juga biasanya bisa kita pakai misalkan kita menggunakan 2 Core.

    2. Setelah penyettingan pada make.conf , langkah selanjutnya adalah kita mengupdate sistem komputer kita yang ada.

    #emerge system

    3. Setelah selesai proses emerging langkah selanjutnya adalah reboot sistem yang kita gunakan

    #reboot

    Pengubahan setting pada make.conf akan berakibat kinerja sistem dapat berjalan lebih cepat daripada sistem sebelumnya. Mungkin segitu dulu untuk optimasi kali ini,lain kali akan dibahas lagi cara optimize-optimize yang laennya juga.

    Written by mytuxs

    30 Desember , 2008 at 11:54 pm

    Ditulis dalam Linux

    Zimbra Mail Server on Ubuntu 8.04

    with 4 comments

    Zimbra merupakan salah satu paket mail server yang mudah untuk diinstall karena di dalamnya sudah termasuk paket untuk LDAP,Logger,Apache,Core,MTA,SNMP,SPEEL dan STORE. Paket-paket tersebut terbundel dalam satu paket besar yang biasa disebut ZCS. Tahap penginstallan Zimbra akan membutuhkan beberapa dependensi dari sistem Ubuntu 8.04, yang biasanya installer ZCS akan mengecek dependensi tersebut terlebih dahulu sebelum melakukan penginstallan. ZCS untuk ubuntu 8.04 dapat didapatkan di sini. Setelah didapatkan file ZCS untuk Ubuntu 8.04,lakukan penguninstallan apache agar tidak bentrok dengan apache-nya ZCS.

    IP 192.168.0.1
    #/etc/init.d/apache2   stop
    #apt-get  remove  apache2
    #apt-get  autoremove

    Setelah penguninstallan apache pada sistem ubuntu 8.04 maka segera ekstrak file zcs-xxxxx_GA_2695.UBUNTU8.2008 dan akan didapatkan file ekstrakan. Sedangkan untuk tahap penginstallannya gampang dan tidak terlalu merepotkan. Selain installer dan juga mematikan service apache selaku webservernya,kita juga perlu menginstall dan mengkonfigurasikan DNS Server di sisi client maupun sebagai server DNS sesungguhnya. Langkah yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah menginstall DNS di sisi client.

    IP 192.168.0.1
    #apt-get install bind9
    #/etc/init.d/bind9  start

    Selanjutnya kita konfigurasi BIND di sisi client agar bisa kita gunakan sebagai DNS dalam menamakan server mail kita. Misalkan IP server mail kita 192.168.0.1 sedangkan server DNS yang bakalan kita pake 192.168.0.2.

    IP 192.168.0.1
    #nano /etc/hosts
    tambahkan tulisan seperti ini :
    127.0.0.1       localhost.localdomain    localhost
    192.168.0.1     mailku.agoengnug.com      mail
    
    #nano /etc/bind/named.conf.options
    tambahakan tulisan seperti ini :
    options {
            directory "/var/cache/bind";
    
            query-source address * port 53;
    
            forwarders {
                    192.168.0.2;
            };
    
    #nano /etc/bind/named.conf.local
    tambahkan tulisan seperti ini :
            zone "agoengnug.com"  {
                    type master;
                    file "/etc/bind/db.mydomain.com";
            };
    
    Setelah itu bikin file db.mydomain.com di /etc/bind/
    
    #nano /etc/bind/db.mydomain.com
    ; BIND data file for mydomain.com
    ;
    $TTL    604800
    @       IN      SOA     mailku.agoengnug.com. admin.agoengnug.com. (
                             070725         ; Serial
                             604800         ; Refresh
                              86400         ; Retry
                            2419200         ; Expire
                             604800 )       ; Negative Cache TTL
    ;
    @       IN      NS      mailku
            IN      MX      10 mailku
            IN      A       192.168.0.1
    mail    IN      A       192.168.0.1
    
    #nano /etc/resolv.conf
    tambahkan tulisan ini : nameserver  192.168.0.2

    Setelah kita selesai membuat konfigurasi DNS di sisi client,langkah selanjutnya yang akan kita lakukan adalah menyetting DNS server yang akan kita gunakan. Hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan DNS server adalah service MX record. Dimana fungsionalitas dari MX record ini adalah untuk memperbolehkan suatu domain dalam membuat mail server dalam domain tersebut. Settingan di sisi DNS server harusnya seperti ini :

    IP 192.168.0.2
    #apt-get install bind9
    #nano /etc/bind/named.conf
    zone "agoengnug.com" IN {
    type master;
    file "/etc/bind/agoengnug.forward";
    allow-update { none; };
    notify no;
    };
    zone "0.168.192.in-addr.arpa" IN {
    type master;
    file "/etc/bind/agoengnug.reverse";
    allow-update { none; };
    notify no;
    };
    #nano /etc/bind/agoengnug.forward
    $ORIGIN 0.168.192..in-addr.arpa.
    $TTL 1W
    @                       1D   IN    SOA       agoengnug.com.   root.agoengnug.com. (
    2002081601      ; serial
    3H              ; refresh
    15M             ; retry
    1W              ; expiry
    1D )            ; minimum
    1D      IN        NS        localhost.
    *                      1D     IN        PTR      localhost.
    1                                 IN        NS        mailku.agoengnug.com
    #nano  /etc/bind/agoengnug.reverse
    $TTL 1W
    @       IN      SOA     ns.agoengnug.com.     root.agoengnug.com.  (
    2002081601 ; Serial
    28800      ; Refresh
    14400      ; Retry
    604800     ; Expire - 1 week
    86400 )    ; Minimum
    @               IN      NS      ns
    ns              IN      A       127.0.0.1
    ns              IN      AAAA    ::1
    mailku          IN      A       192.168.0.1
    #/etc/init.d/bind9  restart

    Setelah semua persiapan telah beres maka langkah terakhir yang kita lakukan adalah menginstall zimbra dengan paket ZCS. Langkah yang kita lakukan adalah seperti ini :

    #tar -zxvf   zcs-5.0.11_GA_2695.UBUNTU8.20081117052520.tgz
    #cd zcs-5.0.11_GA_2695.UBUNTU8.20081117052520
    #./install.sh

    Setelah kita lakukan perintah tersebut di atas maka akan tampil seperti di bawah ini :

    Operations logged to /tmp/install.log.4416
    Checking for existing installation...
    zimbra-ldap...NOT FOUND
    zimbra-logger...NOT FOUND
    zimbra-mta...NOT FOUND
    zimbra-snmp...NOT FOUND
    zimbra-store...NOT FOUND
    zimbra-apache...NOT FOUND
    zimbra-spell...NOT FOUND
    zimbra-core...NOT FOUND
    PLEASE READ THIS AGREEMENT CAREFULLY BEFORE USING THE SOFTWARE.
    ZIMBRA, INC. ("ZIMBRA") WILL ONLY LICENSE THIS SOFTWARE TO YOU IF YOU
    FIRST ACCEPT THE TERMS OF THIS AGREEMENT. BY DOWNLOADING OR INSTALLING
    THE SOFTWARE, OR USING THE PRODUCT, YOU ARE CONSENTING TO BE BOUND BY
    THIS AGREEMENT. IF YOU DO NOT AGREE TO ALL OF THE TERMS OF THIS
    AGREEMENT, THEN DO NOT DOWNLOAD, INSTALL OR USE THE PRODUCT.
    License Terms for the Zimbra Collaboration Suite:
    http://www.zimbra.com/license/collaboration_suite_collective_license_1.0.html
    Press Return to continue <-- <ENTER>
    Install zimbra-ldap [Y] <-- <ENTER>
    Install zimbra-logger [Y] <-- <ENTER>
    Install zimbra-mta [Y] <-- <ENTER>
    Install zimbra-snmp [Y] <-- <ENTER>
    Install zimbra-store [Y] <-- <ENTER>
    Install zimbra-spell [Y] <-- <ENTER>
    The system will be modified.  Continue? [N] <-- y
    Main menu
    1 Hostname:                                mailku.agoengnug.com
    2 Ldap master host:                 mailku.agoengnug.com
    3 Ldap port:                                389
    4 Ldap password:                     set
    5 zimbra-ldap:                             Enabled
    6 zimbra-store:                            Enabled
    +Create Admin User:                    yes
    +Admin user to create:                 admin@mailku.agoengnug.com
    ******* +Admin Password                        UNSET
    +Enable automated spam training:       yes
    +Spam training user:                   spam@mailku.agoengnug.com
    +Non-spam(Ham) training user:          asd@mailku.agoengnug.com
    +Global Documents Account:             wiki@mailku.agoengnug.com
    +SMTP host:                            mailku.agoengnug.com
    +Web server HTTP port:                 80
    +Web server HTTPS port:               443
    +Web server mode:                           http
    +Enable POP/IMAP proxy:            no
    +IMAP server port:                           143
    +IMAP server SSL port:                  993
    +POP server port:                              110
    +POP server SSL port:                      995
    +Use spell check server:                  yes
    +Spell server URL:                             http://mailku.agoengnug.com:7780/aspell.php
    7  zimbra-mta:                              Enabled
    8  zimbra-snmp:                             Enabled
    9  zimbra-logger:                           Enabled
    10 zimbra-spell:                            Enabled
    r) Start servers after configuration        yes
    s) Save config to file
    x) Expand menu
    q) Quit
    Address unconfigured (**) items  (? - help) <-- 6
    Store configuration
    1 Status:                                                  Enabled
    2 Create Admin User:                       yes
    3 Admin user to create:                   admin@mailku.agoengnug.com
     ** 4) Admin Password                               UNSET
    5 Enable automated spam training:          yes 
    6  Spam training user:                                     spam.tukjrdnaco@mailku.agoengnug.com
    7  Non-spam(Ham) training user:             ham.rg8fvq6cd4@mailku.agoengnug.com
    8  Global Documents Account:                   wiki@mailku.agoengnug.com
    9  SMTP host:                                                     mailku.agoengnug.com
    10 Web server HTTP port:                    80
    11 Web server HTTPS port:                   443
    12 Web server mode:                               http
    13 Enable POP/IMAP proxy:               no
    14 IMAP server port:                              143
    15 IMAP server SSL port:                      993
    16 POP server port:                                  110
    17 POP server SSL port:                         995
    18 Use spell check server:                     yes
    19 Spell server URL:                                http://mailku.agoengnug.com:7780/aspell.php
    Select, or 'r' for previous menu [r] <-- 4
    Password for admin@mail.example.com (min 6 characters): [8BD.yZtFh] <-- [specify a password for the admin user, e.g. howtoforge]
    Select, or 'r' for previous menu [r] <-- <ENTER>
    Main menu
    1  Hostname:                                       mailku.agoengnug.com
    2  Ldap master host:                        mailku.agoengung.com
    3  Ldap port:                                      389
    4  Ldap password:                             set
    5  zimbra-ldap:                             Enabled
    6  zimbra-store:                            Enabled
    7  zimbra-mta:                              Enabled
    8  zimbra-snmp:                           Enabled
    9  zimbra-logger:                         Enabled
    10 zimbra-spell:                           Enabled
    r) Start servers after configuration        yes
    s) Save config to file
    x) Expand menu
    q) Quit
    *** CONFIGURATION COMPLETE - press 'a' to apply
    Select from menu, or press 'a' to apply config (? - help) <-- a
    Save configuration data to a file? [Yes] <-- <ENTER>
    Save config in file: [/opt/zimbra/config.5762] <-- <ENTER>
    Saving config in /opt/zimbra/config.5762...Done
    The system will be modified - continue? [No] <-- y
    You have the option of notifying Zimbra of your installation.
    This helps us to track the uptake of the Zimbra Collaboration Suite.
    The only information that will be transmitted is:
    The VERSION of zcs installed (4.5.3_GA_733_UBUNTU6)
    The ADMIN EMAIL ADDRESS created (admin@mail.example.com)
    Notify Zimbra of your installation? [Yes] <-- [if you want to notify Zimbra of your installation, type y, otherwise n]
    Configuration complete - press return to exit <-- <ENTER>

    Kurang lebih seperti tersebut tahap pembuatan zimbra dalam operasi UBUNTU 8.04, tampilan yang akan tampil jika kita akan menginstall ZIMBRA akan berbeda untuk konfigurasi komputer yang berbeda. Tutorial ini dapat didownload di sini.



    Written by mytuxs

    22 Desember , 2008 at 11:59 pm

    Ditulis dalam Linux

    Nvidia on Debian 4.0

    tinggalkan komentar »

    Sudah lama daku tak menulis lagi,mungkin karena udah jarang optimize “my lovely”. Namun kemarin sedang ada tawaran kerjaan,yang buat aku jadi kebingungan mau buat apaan. Akhirnya aku putuskan saja untuk buat aplikasi IP TV,sedangkan Operating System yang kugunakan adalah Debian 4.0. Kenapa Debian 4.0???kenapa tidak pake “my lovely” gentoo aja??? Salah satu alasan aku milih Debian 4.0 adalah udah ada teman yg buat aplikasi ini buat bantu temannya dalam mengerjain TA,sedangkan alasan lainnya adalah aku engga mau ngubah-ubah “my lovely” gentoo yang menurutku udah cukup bagiku sekarang. Alasan lainnya karena aku pengen mencoba untuk lebih mengenal OS yang merupakan kerturunan dari Debian,secara ak sekarang lebih sering make Gentoo daripada yang lain karena mudah dalam membuatnya.

    Sekiranya udah cukup basa-basinya,sekarang langsung action aja. Tapi sebelumnya ak mo ngaseh tau alasan utama ak ngintall Nvidia di Debain 4.0 yg baru aja aku install. Alasan utama dan satu2nya adalah karena gdm-ku ga mau action,karena apa???aku juga ga tau,makanya aku langsung aja ubah bagian xorg.conf lalu mulailah ak install Nvidia. Step-step yang ak lakuin adalah

    1. Tambahkan pada source.list,lalu apt-get update
      deb http://debian.fastweb.it/debian/ unstable main contrib non-free
      deb-src http://debian.fastweb.it/debian/ unstable main contrib non-free
    2. Pastikan kernel yang digunakan sesuai dengan sistem yang akan kita buat,sesuaikan dengan prosesornya,agar kita dapat kernel yang terbaru.
      386: 486, Pentium, K5, K6, etc. apt-get install linux-image-2.6-486
      i386: Pentium Pro, P2, P3, P4, etc. apt-get install linux-image-2.6-686
      i386: Athlon (uses 686 with newer Debian kernels) apt-get install linux-image-2.6-k7
      amd64: Any AMD or Intel apt-get install linux-image-2.6-amd64
    3. Install paket yang dibutuhkan untuk persiapan sistem (nvidia kernel modules)
       apt-get install nvidia-kernel-common module-assistant
    4. Setelah selesai lakukan
       m-a -i prepare (untuk yang pake kernel bawaan debian)
    5. Kemudian lakukan
      m-a a-i -i -t -f nvidia-kernel-source
      depmod -a
    6. ato untuk yg make kernel build:
      
      m-a a-i -i -t -f -k /usr/src/kernelsourcepath nvidia-kernel-source
      depmod -a
    7. Lakukan
      apt-get install nvidia-glx nvidia-glx-dev xserver-xorg
    8. Kemudian
      dpkg-reconfigure xserver-xorg
    9. Untuk memasukkan user kita ke dalam grup video,lakukan :
      adduser youruser video

    Written by mytuxs

    1 November , 2008 at 9:36 pm

    Ditulis dalam Linux

    Opera 9.5 New Release

    with 2 comments

    Ini merupakan hasil iseng-iseng semalam,berbasiskan rasa penasaran dan ingin mencoba memakai hal yang baru. Makanya semalam install OPERA 9.5 yang baru di my lovely lady gentoo,ternyata opera yang baru masih sebagian besar membopong fitur-fitur dan model yang hampir mirip dengan versi yang lama namun dengan fasilitas yang jauh berbeda. Kenyamanan pemakai menjadi pedoman utama yang diusung oleh OPERA 9.5 kali ini. Pemakai akan dimanjakan dengan tampilan utama yang mengugah rasa ingin memakai karena dengan digunakannya tema default bawaan OPERA 9.5 sendiri,sudah mampu menarik hati pemakainya. Tampilan awal yang layak begitu mewah merupakan salah satu andalan opera dalam mengeluarkan produk browser terbarunya. Namun tampilan tersebut cenderung menyerupai dengan Internet Explorer 7 dengan tema yang begitu sytlist.

    SpeedDial yang ada pada opera 9.5 menyerupai dengan yang dipunyai oleh Internet Explorer 7,yang merupakan style default untuk browser. Dengan adanya SpeedDial akan memudahkan kita dalam membuka situs yang sudah biasa kita buka sehari-hari. Fitur tambahan ini tentunya akan membuat OPERA 9.5 yang baru saja dirilis menjadi incaran banyak orang yang ingin mencoba browser baru selain Internet Explorer maupun Mozilla Firefox.

    Written by mytuxs

    1 November , 2008 at 8:55 pm

    Ditulis dalam Linux