Corat Coret

Arsip untuk Februari 2009

Kelemahanku,Sang Koleris

dengan satu komentar

Pada awalnya aku iseng-iseng ikutan kuis yang ada pada facebook yang disarankan oleh temanku. Setelah mengikuti beberapa pertanyaan yang lumayan menggambarkan diri sendiri (heheee..narsis bangets…) ,ternyata hasilnya menunjukkan bahwa aku merupakan golongan KOLERIS. Apa itu koleris????!!!!!!!! Pertama mendengar kata itu aku bingung,dan tak tau apa maksudnya. Namun setelah baca beberapa keterangan dan juga cari-cari sumber lain ternyata KOLERIS adalah sifat yang SOK PEMIMPIN padahal juga bukan. Berikut ciri-ciri KOLERIS :

*Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis)
* Senang memerintah
* Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai
* Menyukai kontroversi dan pertengkaran
* Terlalu kaku dan kuat/ keras
* Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik
* Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci
* Sering membuat keputusan tergesa-gesa
* Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain
* Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan
* Workaholics (kerja adalah “tuhan”-nya)
* Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf
* Mungkin selalu benar tetapi tidak populer

Jujur setelah aku baca itu aku terhenyak (alaahh,,,lebayy,,,) tapi memang kelemahanku itu sudah kusadari dari dulu,dan sebenarnya aku telah mencoba untuk menghindarinya,salah satunya adalah menolak jika diberikan tugas untuk memimpin,meskipun kadang juga tidak bisa menolak karena teman-teman sudah benar-benar menggantungkan padaku (perasaanku ajah kalee,,,,). Tapi penolakanku benar-benar kulakukan waktu SMP dan SMA,dimana awalnya aku diminta untuk jadi ketua kelas namun aku menolaknya dan selalu menghindari segala sesuatu yang bisa membuatku menjadi ketua kelas. Namun aku juga tidak bisa menolak ketika kelas 3 SMA aku dipasrahi jabatan ketua kelas meskipun aku tidak hadir waktu pemilihan berlangsung. Aku sengaja menghindar dan tidak masuk kelas waktu awal-awal masuk sekolah karena memang pada hari-hari itulah biasanya pemilihan berlangsung. Namun aku sempat kaget juga,karena aku terpilih sebagai ketua kelas,padahal teman-teman kelasku saja tidak aku kenal karena memang di kelas 3 itu aku pisah kelas dengan teman-temanku di kelas 1 dan 2 dulu. Hanya dua orang yang sekelas denganku,yaitu Jessinger Sukma Mega dan Kusrena Turnami,selain itu aku tidak kenal. Tapi kenapa bisa aku lagi yang jadi ketua kelas padahal aku sengaja menghindar dan dari mana teman-temanku yakin kalau aku pantas untuk jadi ketua kelas padahal waktu pemilihan saja aku tidak hadir,mereka tidak tahu wajahku,siapa aku dan gimana sikapku. Tapi semua itu kujalani dengan iklas dan sabar,meskipun berat juga.

Setelah kejadian itu, aku sadar bahwa sifat itu tidak bisa kuhindari,meskipun aku menghindar dengan seribu cara tetap saja tak akan berubah sampai kapanpun. Akhirnya sekarang aku mencoba untuk menerima segala amanah yang diberikan kepadaku dan melakukan yang terbaik. Dan mencoba menutupi kekuranganku agar KOLERIS tidak menjadi kekuranganku. Setelah mencari ke sana kemari,akhirnya ketemu juga saran terbaik yang bisa dilakukan seorang KOLERIS,di antaranya :

  1. Belajar menikmati proses (seperti bersiul, bersenang senang, istirahat, relaxasi dll) Karena kerja kita akan lebih efesien dengan perasaan senang daripada terburu buru.
  2. Belajar bekerja dengan orang lain. Mungkin hasilnya tidak maximal, tapi itu lebih baik dari pada hasil maximal dikerjakan sendiri tapi menyakiti perasaan orang banyak.
  3. Sabarlah terhadap kondisi dan sikap orang lain. Debat sama sekali tidak ada gunanya. keluwesan dalam menangani situasi sangat dibutuhkan dalam kesuksesan hidup.
  4. Belajar menghargai kelebihan orang lain walaupun sedikit. Kurangi kritikan, tidak ada yang suka dikritik !! tapi orang suka dihargai.

Dan sekarang hanya hal-hal tersebut yang bisa kulakukan agar KOLERIS bukan jadi musuhku LAGI.


Ditulis oleh mytuxs

8 Februari , 2009 pada 6:38 am

Ditulis dalam Umum

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.